Keuntungan Modal vs Penghasilan

Tujuan melakukan investasi adalah untuk mendapatkan semacam keuntungan finansial pada saat jatuh tempo. Keuntungan dapat berupa pendapatan atau capital gain, yang akan tergantung pada bagaimana aset dikarakterisasi, periode waktu yang dimiliki, dan tujuan penggunaan aset tersebut. Identifikasi antara pendapatan dan capital gain bisa rumit terutama dalam kaitannya dengan penjualan aset. Artikel berikut dengan jelas mendefinisikan pendapatan dan capital gain dengan memberikan contoh komprehensif, dan menjelaskan perbedaan dan persamaan di antara keduanya.

Keuntungan Modal

Capital gain didefinisikan sebagai keuntungan yang timbul dari penjualan aset modal yang digunakan untuk tujuan bisnis, atau ditahan untuk periode lebih dari satu tahun. Dalam istilah yang lebih sederhana, capital gain muncul ketika investor / individu mendapat untung dari apresiasi nilai aset. Capital gain adalah keuntungan yang terkait dengan aset seperti saham, tanah, bangunan, sekuritas investasi, dll. Capital gain diperoleh oleh individu ketika mereka dapat menjual aset mereka dengan harga lebih tinggi dari harga di mana mereka membeli aset. Perbedaan antara harga beli dan harga jual yang lebih tinggi disebut capital gain.

Keuntungan modal kena pajak, dan tingkat pajak yang diterapkan untuk capital gain biasanya lebih tinggi. Namun, membayar pajak capital gain dapat dihindari dengan menginvestasikan hasil dari penjualan aset dalam aset yang sama dalam waktu 180 hari dari penjualan.

Pendapatan

Penghasilan, di sisi lain, mengacu pada aliran dana apa pun yang timbul dari penjualan suatu aset yang tidak dianggap sebagai aset modal. Untuk individu, pendapatan biasanya merujuk pada hal-hal seperti gaji, upah, komisi, bonus akhir tahun, dll. Untuk sebuah perusahaan, pendapatan akan menjadi pendapatan bersih yang diterima setelah semua biaya telah dikurangkan. Penghasilan juga dikenakan pajak, tetapi tidak pada tingkat yang lebih rendah sehingga mendorong lebih banyak investasi.

Keuntungan Modal vs Penghasilan

Perbedaan antara capital gain dan pendapatan bisa menjadi sangat rumit ketika penjualan aset terlibat. Namun, satu metode mudah untuk membedakan keduanya adalah dengan melihat periode di mana aset itu dimiliki. Jika aset itu ditahan selama lebih dari setahun, hasil penjualan, pasti, akan dianggap sebagai capital gain. Namun, jika aset itu ditahan untuk jangka waktu yang lebih pendek, hasil penjualan akan dianggap sebagai pendapatan.

Misalnya, penjualan mesin yang digunakan selama 5 tahun di pabrik akan dianggap sebagai capital gain. Namun, penjualan saham yang diadakan untuk jangka waktu yang jauh lebih pendek dianggap sebagai pendapatan. Perbedaan utama lainnya antara keduanya adalah pajak untuk capital gain lebih tinggi daripada tarif pajak untuk pendapatan.

Ringkasan:

• Keuntungan bisa dalam bentuk pendapatan atau capital gain; yang akan tergantung pada bagaimana aset dikarakterisasi, periode waktu yang dimiliki, dan tujuan penggunaan aset tersebut.

• Capital gain didefinisikan sebagai keuntungan yang timbul dari penjualan aset modal yang digunakan untuk tujuan bisnis, atau ditahan untuk periode lebih dari satu tahun.

• Penghasilan, di sisi lain, mengacu pada aliran dana apa pun yang timbul dari penjualan aset yang tidak dianggap sebagai aset modal.