Meskipun hortikultura umumnya diklasifikasikan sebagai bagian dari industri pertanian, sebenarnya berbeda dari pertanian. Keduanya mudah dihubungkan, karena beberapa metode digunakan secara bergantian di kedua disiplin ilmu, misalnya, banyak metode hortikultura digunakan dalam budidaya tanaman pertanian. Berkebun adalah ilmu khusus, serta industri yang lengkap.

Hortikultura didefinisikan sebagai ilmu yang, dalam arti ketat, menggunakan teknik dan teknik khusus untuk penanaman tanaman, termasuk teknik penyemaian atau penaburan yang tepat. Bidang hortikultura meliputi pemuliaan tanaman, reproduksi tanaman, produksi tanaman, fisiologi tanaman, dan biokimia dan rekayasa gen. Tanaman yang Anda cari terutama sayuran, pohon, bunga, gambut, semak, buah-buahan dan kacang-kacangan. Pakar berkebun melakukan penelitian ekstensif di bidangnya untuk mendapatkan hasil panen berkualitas tinggi, meningkatkan nilai gizi bagi manusia, membuat tanaman tahan terhadap hama dan penyakit, dan beradaptasi dengan dampak lingkungan. Perbedaan signifikan dari pertanian adalah bahwa berkebun dilakukan dalam skala kecil dan biasanya dilakukan di taman dalam ruangan, tetapi bukan karena kebutuhan, tetapi oleh pertanian skala besar.

Pertanian adalah budidaya tanaman pakan dan produksi ternak. Ini mencakup seluruh jaringan proses yang digunakan untuk mengarahkan aliran alami rantai makanan dan untuk mengarahkan energi. Jaringan makanan alami dimulai dengan matahari yang memberi tanaman sinar matahari, kemudian berubah menjadi gula dalam proses yang disebut fotosintesis. Hewan liar memakan tanaman sebagai makanan, dan hewan liar memakan rumput untuk dimakan. Hewan dan tumbuhan yang mati diurai oleh bakteri dan dikembalikan ke tanah ketika nutrisi tanaman dan seluruh rantai direplikasi. Pertanian sebenarnya mengatur ulang tanaman ini dengan cara yang dilindungi untuk konsumsi manusia, tetapi tanaman tersebut dapat ditanam untuk ternak (halaman), yang pada gilirannya dapat digunakan untuk konsumsi manusia. ditanam untuk Pertanian dapat dibagi menjadi dua kategori, yang dibagi menjadi pertanian tradisional dan berkelanjutan. Pertanian tradisional telah mengambil semua langkah untuk mendukung beberapa faktor lingkungan, seperti pohon, irigasi tanah dan irigasi, dan produksi satu tanaman untuk tanaman seperti gandum, beras dan jagung. berisi. Pertanian berkelanjutan Prinsip-prinsip ekologis berlaku dalam pertanian. Ia juga dikenal sebagai agroekologi. Ini berfokus pada praktik pertanian berkelanjutan. Ini melibatkan penanaman berbagai tanaman secara bersamaan, sehingga kebun tidak akan pernah kosong.

Ringkasan:

1. Berkebun berkaitan dengan budidaya tanaman, tidak hanya pertanian, tetapi juga produksi ternak.

2. Berkebun dapat mencakup tanaman untuk konsumsi manusia, sementara pertanian terutama berfokus pada konsumsi manusia.

3. Berkebun dilakukan di bidang yang lebih kecil, di dalam ruangan, dan di area yang lebih besar.

Referensi